GKI Gading Serpong

Menjadi Murid yang Memuliakan Allah

Warta Jemaat GKI Gading Serpong, Minggu, 5 Juli 2015

Tuhan Yesus tidak saja memanggil orang banyak untuk datang kepada-Nya, tetapi untuk memikul kuk yang dipasang-Nya dan belajar kepada-Nya (Mat. 11:28-30). Ia bukan saja memanggil kita untuk percaya kepada-Nya, tetapi juga untuk menjadi murid-murid-Nya dan menjadikan semua bangsa murid-Nya (Mat. 28:19-20).

Tuhan Yesus menghendaki agar kita menjadi murid-murid yang memuliakan Allah.  Sama seperti Ia telah memuliakan Bapa, Ia pun menghendaki agar murid-murid-Nya memuliakan-Nya. Ia telah mempermuliakan Allah Bapa dengan menyelesaikan pekerjaan yang diberikan Bapa kepada-Nya (Yoh. 17:4). Dia juga mengajarkan agar murid-murid-Nya memuliakan Allah dan membuat orang-orang lain memuliakan-Nya (Mat. 5:16).

Selengkapnya: Menjadi Murid yang Memuliakan Allah

Murid : Pembelajar dan Pejuang Kehidupan

Warta Jemaat GKI Gading Serpong, Minggu, 21 Juni 2015

Matius 16:24 dikatakan “If anyone wishes to come after Me, let him deny himself, let him take up his cross, and let him follow Me” Yesus mengucapkan kalimat ini setelah hampir 2,5 th murid-murid mengikut Yesus. Ini mengingatkan kembali akan panggilan sebagai murid Yesus.
Kalimat ini tidak lain untuk mengajak para murid untuk mengikut Yesus sebagai Murid dengan meneladan kepadaNya. Tidak asal-asalan mengikut Dia.

Selengkapnya: Murid : Pembelajar dan Pejuang Kehidupan

Iman yang Membuka Mata Hati (Markus 4 : 26 – 34)

Warta Jemaat GKI Gading Serpong, Minggu, 14 Juni 2015

Markus 4 : 26–34, Yesus menjelaskan tentang kerajaan Allah. Kerajaan Allah adalah situasi dimana semua yang baik bertumbuh dan berkembang – agar ada suasana kasih, ada perdamaian, keadilan, solidaritas, yang menyelamatkan manusia lahir dan batin.
Untuk mewartakan tentang kerajaan Allah, Yesus memakai perumpamaan-perumpamaan dari kehidupan masyarakat pada umumnya.

Dalam Markus 4 : 26–34, Yesus mengumpamakan kerajaan Allah seperti biji sesawi.
Biji sesawi sangat kecil, jika ditanam akan tumbuh perlahan-lahan, tak nampak, tapi makin hari semakin besar akhirnya menjadi pohon yang besar dan rindang, tempat burung hinggap dan berteduh.

Selengkapnya: Iman yang Membuka Mata Hati (Markus 4 : 26 – 34)

Iman sebagai Murid : Obat Anti Tawar Hati

Warta Jemaat GKI Gading Serpong, Minggu, 7 Juni 2015


Renungan di “Santapan Harian” tanggal 5 Maret 2008 membahas Yohanes 14:8–14. Dalam pembahasannya diawali dengan melihat Yohanes 13. Dalam Yohanes 13 ditekankan bahwa para murid diperintahkan untuk hidup saling mengasihi. Dalam Yohanes 14:8–14 diberi thema berkarya karena percaya. Para murid dipanggil untuk berkarya. Tanggung jawab orang Kristen memang bukan sebatas percaya dan bersyukur. Menjadi murid Kristus atau orang Kristen  mewujudkan rencana-Nya. Karena inilah, Yesus memberikan janji, yaitu Ia akan melakukan apa yang kita minta dalam nama-Nya. Ini bukan merupakan cek kosong yang kita bisa isi sesuka hati.

Selengkapnya: Iman sebagai Murid : Obat Anti Tawar Hati

TRINITAS DAN KARYANYA

Warta Jemaat GKI Gading Serpong, Minggu, 31 Mei 2015

Teolog besar dari Swiss, Karl Barth, pernah ditanya oleh seorang mahasiswa sebuah Sekolah Tinggi Teologi saat berkunjung ke Amerika Serikat: “Dr. Barth, what is the most profound thing you have ever learned in your study theology?” Barth berpikir sebentar dan menjawab, “Jesus loves me, this I know, for the Bible tell me so.”  
Mahasiswa itu dan teman-temannya tertawa mengkikik pada jawaban yang sederhana tersebut. Profesor teologi yang punya nama besar itu mereka tanya perihal apa yang paling mendasar yang pernah ia pelajari di dalam mempelajari teologi, namun ia tidak menjawab dengan hal-hal yang rumit-rumit, melainkan memberikan jawaban yang begitu simpel. Jawabannya itu merupakan kalimat awal dari lirik lagu yang sudah biasa dinyanyikan oleh anak-anak Sekolah Minggu, yang lirik lengkapnya adalah: “Yesus sayang padaku, Alkitab mengajarku. Walau ‘ku kecil lemah, aku ini milik-Nya. Yesus Tuhanku sayang padaku. Itu firman-Nya di dalam Alkitab” (KJ 184).

Selengkapnya: TRINITAS DAN KARYANYA